Mengenal Ragam Injeksi Whitening untuk Kecantikan

Siapa orangnya yang tidak ingin memiliki tubuh yang putih? Berbagai iklan yang muncul baik di media cetak ataupun televisi sendiri telah mengubah sebagian besar mindset kaum wanita. Mereka mempercayai bahwa gambaran akan perempuan cantik adalah yang memiliki wajah atau tubuh yang putih. Hal ini tentu saja tidak mudah bagi kita wanita Indonesia yang cenderung berkulit coklat atau sawo matang.
Alasan inilah yang kemudian mendasari sebagian besar wanita berlomba-lomba untuk mencari jalan agar bisa memutihkan kulit. Salah satu trend perawatan kecantikan yang sedang populer adalah injeksi whitening. Perawatan yang satu ini sebenarnya memiliki beragam jenis suntikan pemutih yang diberikan. Penasaran dengan jenis-jenisnya? Berikut ini adalah beberapa jenisnya: 

Suntik placenta domba
Ragam injeksi whitening yang satu ini diperuntukkan bagi kita yang memiliki jenis kulit kering. Dengan suntikan ini kita akan bisa mencegah penuaan dini sekaligus mengecilkan pori-pori. Biasanya perawatan ini akan juga diberikan pada wanita yang memasuki masa menopause agar bisa meremajakan kulit sekaligus meningkatkan fungsi organ-organ yang ada.
Suntik puberogen
Suntik untuk pemutih jenis ini sebenarnya tidak hanya diperuntukkan untuk menghaluskan tapi juga memutihkan kulit. Selain itu juga bisa untuk mencegah keriput dan mengencangkan bagian payudara.Biasanya suntikan ini akan dibarengi dengan penggunaan losion dan cream pemutih yang mengandung zat retin A, vitamin E dan placenta. Losion dan cream ini dipakai untuk menghilangkan jerawat, flek hitam dan mengecilkan pori-pori.
Sebenarnya penggunaan suntikan pemutih tetap aman digunakan asalkan dipakai sesuai dengan kondisi kulit dan juga sesuai dengan kebutuhan yang ada. Didalamnya biasanya terkandung berbagai bahan seperti AHA, asam retinoat, kojic acid, vitamin A, E, C dan hidroguinim. Akan lebih baik jika perawatan yang satu ini diberikan saat berusia 20 tahunan. Yang paling penting untuk diwaspadai adalah penyuntikan vitamin C yang jika diberikan berlebihan atau pada pemakai yang memiliki sensitivitas akan bisa memicu masalah pada ginjal.
Suntik tathion
Salah satu jenis suntikan pemutih yang paling umum dilakukan adalah suntik dengan tambaham tathion. Tathion sendiri memiliki fungsi yang hampir mirip dengan vitamin A, C dan E yang mengandung aktioksidan untuk mencegah penuaan dini serta pembentukan pigmen yang berlebihan. Suntikan dengan puberogen dan collagen juga aman karena selain bisa membuat warna kulit lebih cerah tapi juga menjaga kelenturan dan kelembapan kulit.

Meski demikian, metode suntikan untuk pemutih kulit juga tetap memiliki efek negatif jika dikonsumsi terlalu banyak bagi penderita gangguan lambung. Tathion juga tidak terlalu bagus bagi yang memiliki gangguan hati. Cara pencegahan efek samping terbaik adalah melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kulit. Pastikan juga bahwa proses penyuntikan pemutih ini dilakukan oleh orang yang berpengalaman agar tetap steril dan tidak mengakibatkan alergi.
Demikian artikel tentang  Mengenal Ragam Injeksi Whitening untuk Kecantikan. Temukan artikel menarik lainnya tentang Ciri-ciri Obat Pemutih Wajah Alami

Back To Top