9 Ciri-ciri Pemutih Wajah Berbahaya

Siapa yang tidak ingin memiliki kulit putih yang sehat dan alami? Pastinya setiap dari kita sangat menginginkannya. Meski demikian, harus diakui bahwa sebagian besar dari produk yang beredar di pasaran adalah pemutih wajah berbahaya. Faktanya, hal ini tidak mempengaruhi minat konsumen untuk tetap berlomba-lomba memakai produk untuk memutihkan wajah.
Ulah produsen nakal seolah tidak bisa dibendung. Pastinya hal ini tidak bisa dilepaskan dari besarnya animo konsumen yang menginginkan hasil kulit wajah yang lebih putih dengan waktu yang relatif singkat. Inilah celah yang dimanfaatkan oleh produsen nakal untuk menciptakan produk pemutih wajah yang mengandung bahan-bahan berbahaya. Apalagi bagi konsumen yang awam maka rawan sekali untuk tertipu oleh produsen
pemutih wajah berbahaya.

Berikut ini 9 ciri kosmetik pemutih wajah yang berbahaya:
Tidak memiliki ijin dari BPOM
Setiap produk yang memiliki nomor registrasi BPOM pastinya telah melewati serangkain tes uji. Hal inilah yang kemudian bisa dijadikan jaminan bahwa produk ini aman untuk digunakan. Produk pemutih wajah yang berbahaya pastinya tidak memiliki ijin edar dari BPOM. Untuk kemudahan, kita bisa melakukan pengecekan melalui situs resmi BPOM.
Tekstur pemutih wajah yang cenderung lengket dan tidak solid
Produk pemutih wajah yang mengandung bahan kimia berbahaya biasanya akan cenderung lengket karena penggunaan bahan campuran lainnya seperti bedak. Tidak hanya itu, teksturnya juga lebih terasa kasar saat dipakai. Tidak hanya itu terkadang juga bagian padat dan minyak terlihat terpisah.
Berbau menyengat
Produk pemutih yang terbuat dari bahan berbahaya biasanya akan memiliki bau yang menyengat. Produk yang memakai merkuri misalnya akan menggunakan parfum yang menyengat untuk menutupi bau logam dari merkuri.
Cenderung berwarna mencolok
Hindari pemakaian produk pemutih untuk wajah yang memiliki warna mencolok dan terlihat mengkilap. Hal ini dikarenakan kecenderungan adanya penambahan bahan pewarna berbahaya.

Menimbulkan rasa panas saat dipakai
Salah satu reaksi yang merupakan resiko atau bahaya pemutih wajah berbahan kimia adalah timbulnya rasa panas saat dipakai. Tidak hanya panas, biasanya produk ini juga akan menimbulkan rasa perih ataupun gatal-gatal. Hal ini biasanya kemudian akan diidentikkan dengan adanya kandungan bahan berbahaya yang dipakai sehingga tidak bisa ditolerir oleh kulit.
Hasil kulit wajah yang tampak tidak putih alami
Biasanya, produk pemutih wajah berbahan kimia berbahaya akan menghasilkan kulit yang pucat dan tidak segar. Hal ini dikarenakan pengaruh bahan kimia yang mematikan semua sel kulit mati yang mengandung pigmen.
Meningkatkan sensitivitas kulit
Pemakai produk pemutih wajah dengan bahan kimia berbahaya biasanya akan lebih sensitif dengan sinar matahari. Jika terkena sinar matahari maka wajah akan menjadi merah. Hal ini merupakan pertanda bahwa telah ada kerusakan pada lapisan kulit terluar. 
Menjanjikan hasil instan
Tidak ada produk berbahan alami yang bisa menghasilkan kulit wajah putih yang instan karena biasanya akan memerlukan proses. Biasanya produk yang memberikan hasil instan adalah yang mengandung merkuri dan hidroquinon.
Menimbulkan ketergantungan
Ketergantungan juga menjadi salah satu indikasi adanya bahan kimia berbahaya yang digunakan pada produk pemutih untuk wajah. Jika kita berhenti memakainya maka kulit wajah akan menjadi gelap atau menimbulkan flek-flek hitam kembali seperti semula. Di sisi lainnya, penggunaan yang terus menerus justru akan menumpuk racun dalam jaringan kulit.
Demikian artikel tentang 9 Ciri-ciri Pemutih Wajah Berbahaya . Temukan artikel lainnya di Pemutih Wajah Herbal Alami dan Cepat

Back To Top