Pemutih Wajah yang Aman Racikan Dokter

Perubahan pola pikir pada kaum wanita yang cenderung menganalogikan bahwa gambaran wanita cantik adalah yang memiliki kulit putih membuat produk pemutih banyak beredar di pasaran. Tentunya, sebagai konsumen kita harus tetap berhati-hati untuk bisa mendapatkan pemutih wajah yang aman.  Salah satu yang paling popular adalah pemutih wajah racikan dokter. Meski berlabel racikan dokter namun sebaiknya kita tetap harus berhati-hati sebelum memilih untuk menggunakan produk pemutih.

Kulit adalah bagian tubuh yang sensitif dan merupakan salah satu aset terpenting kita. Agar lebih aman dan meminimalisir resiko maka ada baiknya jika kita memilih produk yang memiliki lisensi dari BPOM. Jangan hanya mudah tergoda dengan embel-embel tawaran produk pemutih wajah aman karena merupakan hasil racikan dokter tanpa ada detil komposisi, pembuat dan juga nomor BPOM. Hal ini bisa kita lakukan sebagai langkah awal agar tidak terjebak dalam efek samping berbahaya bagi kesehatan kulit.
Tidak bisa dipungkiri bahwa sebagian besar produk pemutih wajah yang beredar di pasaran menggunakan sejumlah bahan-bahan kimia berbahaya. Efek samping yang mungkin ditimbulkan juga beragam mulai dari kerusakan kulit, pusing, alergi bahkan kanker dan kerusakan organ dalam apalagi jika dipakai secara terus menerus. Inilah sebabnya kita tidak boleh begitu saja percaya kemudian membeli produk krim pemutih berlabel racikan dokter yang dijual bebas di pasaran. 
Sejatinya, dokter kulit tidak akan begitu saja meracik produk pemutih tanpa memeriksa terlebih dahulu kondisi si pasien. Hal ini sangat penting mengingat setiap pengguna memiliki kondisi kulit yang berbeda-beda sehingga akan membutuhkan produk dengan komposisi yang berbeda pula. Oleh karena itu akan patut dipertanyakan jika ada produk berlabel pemutih wajah yang aman atau racikan dokter yang diproduksi secara missal sampai dengan ratusan jar dan kemudian dijual bebas di pasaran.

biasanya akan ada beberapa tahapan sebelum produk pemutih wajah aman hasil racikan dokter yang asli jadi. Pertama-tama biasanya dokter akan memeriksa kondisi kulit pasien kemudian memeriksa apakah ada reaksi alergi serta riwayat kesehatan secara menyeluruh. Baru kemudian dokter akan menulis resep secara lengkap dan apoteker akan meracik krim pemutih sesuai dengan resep yang telah dituliskan oleh dokter. Tanpa melalui pemeriksaan menyeluruh dan mendapatkan dari dokter kulit secara langsung maka kita tidak boleh langsung meyakini dan menggunakan produk yang diklaim sebagai racikan dokter secara langsung


Cek nomor pada produk di situs resmi BPOM agar bisa memastikan keamanan produk. Jangan memilih produk krim pemutih yang berwarna terlalu mengkilap karena ini adalah salah satu ciri bahwa krim tersebut menggunakan tambahan bahan pewarna berbahaya. Krim dengan bau yang menyengat juga sebaiknya dihindari karena biasanya parfum dengan aroma yang tajam akan digunakan untuk menutupi bau logam yang dihasilkan dari penggunaan merkuri.
Hentikan pemakaian saat produk pemutih menimbulkan rasa panas dan perih saat dipakai karena ini juga pertanda adanya kandungan bahan kimia berbahaya pada produk. Hasil yang instan juga patut dicurigai karena hasil dalam hitungan hari atau minggu pastinya tidak terlepas dari campur tangan penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya seperti merkuri atau hidroquinon. Efek ketergantungan juga sebaiknya dihindari karena ini akan menumpuk racuk dan mengakibatkan kerusakan dalam tubuh.
Demikian artikel tentang Pemutih Wajah yang Aman Racikan Dokter. Temukan artikel menarik lainnya di Produk Pemutih Kulit Badan Racikan Dokter

Back To Top