Tips Mengatasi Rambut Rontok Berjilbab Untuk Muslimah

Mengatasi rambut rontok berjilbab merupakan satu bentuk kepedulian akan kesehatan rambut. Menggunakan jilbab memang menjadi satu kewajiban wanita muslimah. Meskipun demikian tidak berarti rambut wanita berjilbab tidak butuh perawatan.

Bahkan perawatan rambut wanita berjilbab mesti dilakukan secara ekstra karena rambut cenderung tertutup dalam waktu lama sehingga mudah lembab dan kepanasan yang akhirnya memicu masalah pada rambut berupa rambut rontok.

Rambut rontok sebetulnya suatu gejala yang wajar selama jumlah rambut yang rontok tidak lebih dari 100 helai per hari. Adapun bila lebih, maka rambut rontok cukup berisiko pada kebotakan. Tentu Anda tidak ingin bermasalah dengan kebotakan bukan.

Mengingat rambut adalah mahkota bagi wanita, untuk itu berikut diberikan beberapa cara mengatasi rambut rontok khusus wanita berjilbab:

Rapikan Rambut Sebelum dan Sesudah Memakai Jilbab

Ingat untuk selalu merapikan rambut sebelum dan sesudah memakai jilbab dengan cara menyisirnya. Kegiatan menyisir sama seperti memijit kulit kepala yang akan membantu melancarkan peredaran darah.

Pastikan saat Anda menyisir hindari menarik garis belahan rambut hanya pada satu sisi saja karena kerontokan dapat bermula dari belahan tersebut.

Bila rambut Anda panjang ikat rambut secukupnya dan jangan terlalu kencang. Setelah rambut rapi Anda bisa menggunakan jilbab kembali.

Rutin Keramas dan Aplikasikan Kondisioner

Mengatasi rambut rontok berjilbab bisa juga dilakukan dengn rutin keramas. Akan tetapi, hindari keramas setiap hari karena sebetulnya malah akan membuat rambut menjadi kering akibat minyak alami yang dihasilkan kulit kepala terkikis shampo.

Adapun keramas sebaiknya dilakukan setiap 2 hari sekali menggunakan shampo yang cocok untuk jenis rambut. Di pasaran sekarang ini sudah semakin banyak produk shampo yang diproduksi khusus wanita berjilbab.

Setelah keramas aplikasikan kondisioner guna mencegah kusut pada rambut yang dapat memicu rambut rontok.

Pilih Sisir Bergigi Jarang Saat Rambut Basah

Bila Anda ingin menyisir rambut yang masih basah setelah keramas, pilih sisir bergigi jarang untuk meminimalisir kerontokan. Sebetulnya menyisir rambut saat basah malah tidak dianjurkan.

Hal ini karena pada saat rambut masih basah akar rambut berada dalam kondisi paling rapuh sehingga mudah rontok. Hindari pula menggosok rambut dengan handuk terlalu keras. Kebiasaan tersebut tidak dipungkiri masih sering dilakukan untuk memgeringkan rambut.

Padahal menggosok rambut hanya akan membuat rambut kering dan mudah rontok. Cukup tepuk-tepuk rambut dengan handuk perlahan atau diangin-anginkan.

Perawatan Rambut dengan Minyak Alami

Cara mengatasi rambut rontok berjilbab selanjutnya yaitu dengan menggunakan minyak alami. Minyak alami seperti minyak zaitun dan minyak kelapa menjadi salah satu perawatan rambut rontok yang direkomendasikan karena sudah terbukti khasiatnya sejak dulu.

Minyak alami dapat diaplikasikan pada rambut secara merata pada malam hari sebelum Anda tidur lalu diamkan sampai esok harinya. Perawatan dengan minyak alami ini pun baik dilakukan secara rutin minimal 1 kali dalam seminggu.

Serum Pelindung Rambut

Sebagai perlindungan ganda, gunakan pula serum pelindung rambut khususnya bagi Anda yang kerap menggunakan hairdryer atau catok. Serum bermanfaat untuk melindungi rambut dari panas alat hairdryer dan catok. Selain itu, serum cukup efektif pula memberi pelindungan rambut dari panas matahari dan polusi.

Selain mengetahui cara mengatasi rambut rontok berjilbab di atas, penting pula mencari tahu cara menggunakan jilbab yang baik tanpa harus membuat rambut menjadi rontok dan lepek. Salah satunya dengan memilih bahan jilbab yang nyaman dan tidak panas. Sekian ulasan seputar merawat rambut kali ini. Semoga bermanfaat.

Back To Top