Waspadai Akibat Rambut Rontok, Hati-Hati Kebotakan

Akibat rambut rontok yang berlebihan yaitu kebotakan. Tentu kebotakan menjadi satu masalah rambut yang tidak diinginkan siapa pun. Pasalnya kebotakan dapat menurunkan rasa percaya diri terlebih bila kebotakan tersebut dialami oleh wanita. 

Bagi wanita rambut menjadi mahkota yang mesti dijaga. Tidak heran bila banyak wanita rela melakukan segala cara untuk mencegah kerontokan dan kebotakan. Beberapa diantara mereka bahkan rela merogoh saku dalam-dalam untuk melakukan perawatan.

Perawatan untuk mencegah rambut rontok memang sudah semestinya dilakukan. Tetapi bila masalah rambut rontok sudah terlanjur Anda alami, maka Anda membutuhkan cara penanganan yang tepat. 

Oleh karenanya kali ini akan diberikan beberapa faktor penyebab rambut rontok supaya Anda dapat melakukan upaya penangana yang tepat. 

Ada beberapa faktor penyebab rambut rontok. Rambut rontok memang termasuk hal yang wajar dialami khususnya bagi Anda yang memiliki rambut panjang. Dalam sehari rambut rontok sebanyak 60-80 helai cukup wajar sebagai bentuk regenerasi rambut. 

Namun, bila rambut rontok berlebihan bisa menjadi masalah. Lalu apa saja faktor penyebab rambut rontok? Berikut beberapa diantaranya:

Stress

Stress diketahui menjadi salah satu faktor pemicu kerontokan pada rambut. Pada saat seseorang tengah mengalami stress kerontokan rambut yang dialami pun bisa lebih parah. 

Stress sendiri merupakan gangguan psikologis yang secara tidak langsung ternyata mempengaruhi peredaran darah di area kepala sampai akar rambut. 

Alhasil akar rambut bisa semakin rapuh dan berujung pada kerontokan rambut. Bila stress tidak kunjung diatasi bisa jadi Anda mengalami kebotakan yang menjadi akibat rambut rontok.

Sering Mengubah Gaya Rambut

Kebiasaan sering mengubah gaya rambut seperti ganti warna, dikeriting, direbonding, dicatok, dan sebagainya ternyata juga dapat menjadi penyebab kerontokan pada rambut. 

Pasalnya dalam praktik mengubah gaya rambut seringkali digunakan sejumlah bahan kimia yang dapat membuat rambut lebih rapuh sehingga rambut mudah rontok. 

Beberapa jenis bahan kimia bahkan diketahui dapat mengganggu pertumbuhan folikel rambut. Oleh karena itu, pastikan untuk selektif dan minimalisir penggunaan catok atau hairdryer.

Faktor Genetik

Dari hasil sebuah riset diketahui kerontokan rambut dapat disebabkan faktor genetik atau keturunan. Bila orang tua memiliki masalah kerontokan dan gen yang menyebabkan kerontokan tersebut diturunkan, maka anak bisa mengalami masalah kerontokan yang sama. 

Jika faktor genetik menjadi penyebab kerontokan tentunya cukup sulit untuk diatasi akibatnya. Meskipun demikian Anda masih dapat melakukan pemeriksaan ke dokter ahli kulit untuk meminimalisir akibat rambut rontok.

Kekurangan Asupan Protein dan Vitamin

Rambut rontok bisa juga disebabkan karena kekurangan asupan protein dan vitamin baik vitamin A atau vitamin E. Untuk itu, perhatikan asupan makanan harian Anda. Selain dengan mengonsumsi makanan bergizi imbangi pula dengan penggunaan serum vitamin yang dapat dioleskan untuk meminimalisir kerontokan. 

Terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas dan berminyak bisa juga mengudang masalah pada kulit kepala. Hal ini karena makanan yang terlalu pedas dan berminyak dapat memicu produksi minyak alami berlebih di kulit kepala yang pada akhirnya mengundang masalah rambut baik ketombe atau rambut rontok.

Itulah beberapa faktor pemicu rambut rontok. Diharapkan dengan mengetahui apa saja faktor penyebabnya dapat diupayakan pencegahan atau penanganan yang tepat agar akibat rambut rontok berupa kebotakan tidak perlu Anda alami. 

Semoga ulasan terkait merawat rambut rontok kali ini bermanfaat dan berguna untuk Anda yang tengah giat merawat rambut..

Back To Top